CVE, singkatan dari Common Vulnerabilities and Exposures, adalah daftar kerentanan keamanan komputer yang telah diungkapkan kepada publik.
OWASP
OWASP Top 10 adalah inisiatif yang mengidentifikasi dan mendokumentasikan 10 kerentanan keamanan teratas dalam aplikasi web.
CISA KEV
CISA Known Exploited Vulnerabilities (KEV) adalah inisiatif yang mengidentifikasi dan mempublikasikan daftar kerentanan yang diketahui telah dieksploitasi.
CPE, singkatan dari Common Platform Enumeration, adalah skema standar untuk penamaan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem operasi. CPE menyediakan skema penamaan terstruktur untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sistem teknologi informasi, platform, dan paket secara unik berdasarkan atribut tertentu seperti vendor, nama produk, versi, pembaruan, edisi, dan bahasa.
CWE, atau Common Weakness Enumeration, adalah daftar dan kategorisasi komprehensif tentang kelemahan dan kerentanan perangkat lunak. Ini berfungsi sebagai bahasa umum untuk mendeskripsikan kelemahan keamanan perangkat lunak dalam arsitektur, desain, kode, atau implementasi yang dapat menyebabkan kerentanan.
CAPEC, singkatan dari Common Attack Pattern Enumeration and Classification, adalah sumber daya publik yang komprehensif yang mendokumentasikan pola serangan umum yang digunakan oleh penyerang dalam serangan siber. Basis pengetahuan ini bertujuan untuk memahami dan mengartikulasikan kerentanan umum dan metode yang digunakan penyerang untuk mengeksploitasinya.
Layanan & Harga
Bantuan & Info
Cari : CVE id, CWE id, CAPEC id, vendor atau kata kunci dalam CVE
MISP contains a data integrity flaw in its event deletion logic. When a user deletes an event, several associated records are not removed from the database, leaving them as orphaned entries. The affected record types include event report tags, event graph entries, proposal (shadow attribute) correlations, fuzzy ssdeep correlation chunks, and attachment scan results.
These orphaned records may contain sensitive threat intelligence data such as correlation mappings, scan results, and report metadata that should have been removed along with the parent event. Their persistence beyond the intended deletion lifecycle creates a risk of unintended data retention and potential information exposure if the records are reachable through other application queries or administrative interfaces.
Preconditions:
- An authenticated user with sufficient privileges to delete events in MISP.
- The event must have associated reports, graphs, correlations, ssdeep chunks, or attachment scan results.
Impact:
- Residual sensitive data persists in the database after the parent event is deleted.
- Accumulation of orphaned records over time may contribute to storage bloat.
- Orphaned records may be inadvertently exposed through other data-access paths that do not validate the existence of the parent event.
Affected versions: <2.5.48